Kesadaran manusia mengandung berbagi perasaan berbagi perasaan lain yang tidak ditimbulkan karena diperanguhi oleh pengeathuannya, tetapi karena memang sudah terkandung di dalam organismenya, khususnya dalam gennya, sebagai naluri. Dan kemauan yang sudah meruapakan naluri disebut “Dorongan”.
Ada perbedaan paham mengenai jenis dan jumlah dorongan
naluri yang terkandung dalam naluri manusia yaitu ;
1.
Dorongan untuk mempertahankan
hidup. Dorongan ini memang merupakan suatu kekutan biologis yang ada pada
setiap makhluk di dunia untuk dapat bertahan hidup.
2.
Dorongan seks. Dorongan ini
telah banyak menarik perhatian para ahli antropolagi, dan mengenai hal ini
telah dikembangkan berbagai teori. Dorongan biologis yang mendorong manusia
untuk membentuk keturunan bagi kelanjutan keberadaanya di dunia ini muncul pada
setiap individu yang normal yang tidak dipengaruhi oleh pengetahuan apapun.
3.
Dorongan untuk berupaya mencari
makan. Dorongan ini tidak perlu dipelajari, dan sejak baru dilahirkan pun
manusia telah menampakannya dengan mencari puting susu ibunya atau botol
susunya tanpa perlu dipelajari.
4.
Dorongan untuk bergaul atau
berinteraksi dengan sesame manusia, yang memang merupakan landasan biologi dari
kehidupan masyarakat manusia sebagai kolektif.
5.
Dorongan untuk meniru tingkah
laku sesamanya. Dorongan ini merupakan asal-mula dari adanya beragam kebudayaan
manusia, yang menyebabkan bahwa manusia mengembangkan adat. Adat, sebaliknya,
memaksa perbuatan yang seragam (conform) dengan manusia-manusia di
sekelilingnya.
6.
Dorongan untuk berbakti.
Dorongan ini mungkin ada karena manusia adalah makhluk kolektif. Agar manusia
dapat hidup secara bersama manusia lain diperlukan suatu landasan biologi untuk
mengembangkan Altruisme, Simpati, Cinta, dan sebagainya. Dorongan itu kemudian
lebih lanjut membentuk kekuatan-kekuatan yang oleh perasaanya dianggap berada
di luar akalnya sehingga timbul religi.
7.
Dorongan untuk keindahan.
Dorongan ini seringkali saudah tampak dimiliki bayi, yang sudah mulai tertarik
pada bentuk-bentuk, warna-warni, dan suara-suara, irama, dan gerak-gerak, dan
merupakan dasar dari unsur kesenian.
Sebagaimana unsur-unsur pengetahuan yang terdapat dalam
pembentukan kepribadian manusia, yang dihimpun menjadi satu, juga tidak berasal dari
naluri saja, tetapi juga pembelajaran. Karena dalam alam bawah sadar manusia
berbagai pengetahuan larut dan terpecah-pecah menjadi bagian-bagian yang
seringkali tercampur aduk tidak teratur.
Anda sedang membaca artikel berjudul
0 comments :
Post a Comment